Mengerti

Jadi. Tidak apa-apa, Tuhan. Tidak apa-apa. Aku percaya kepada-Mu.

Kalimat itu ia ucapkan dengan suara parau setiap kali malam datang bertamu. Ketika waktu semakin mengangkang dan dirinya masih berupa tumpukan kemungkinan.

Tidak apa-apa, Tuhan.

Aku percaya kepada-Mu.

Posted in
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai